Harus Melangkah

Jadilah pelangi yang indah

Engkau adalah pelangi dalam hidupku, pelangi yang akan selalu ada di hatiku. Saat ini, nanti, dan selamanya...


Tapi aku mengerti,

Aku harus melangkah, menjalani takdir hidupku dan aku akan belajar untuk mengikhlaskanmu dalam menjalani takdirmu.


Namun, tidak bisa aku ingkari, aku ingin menjagamu, aku ingin melindungimu, aku ingin membahagiakanmu..

Hanya untuk satu pelangi, itu kamu...

Mei 2013
Salleum Sami

Tidak ada yang sendiri...
Terkadang kita terlalu egois untuk mengakui kalau mereka ada
Atau juga kita sudah merasa yang paling pantas diakui
Merasa yang paling pantas yang paling berjasa

Dalam jeda waktu sejenak
Coba kita perhatikan cara matahari, bulan dan bintang bersahabat
Bukankah mereka saling meniadakan?
Siang meniadakan malam
Malam meniadakan siang

Lihat pula
Bagaimana embun pagi dan matahari bersahabat
Bukankah mereka juga saling meniadakan?
Karena matahari embun-pun jadi hilang
Hanya menyisakan sedikit hawa dingin
yang sebentar lagi juga akan lenyap

Bagaimana pula daun dan angin bersahabat
Tak pernah daun membenci angin
Walaupun angin membuatnya jatuh dari ranting-ranting
Dibawa kemana hembus angin berarah
Berserakan jatuh ke tanah

Lihatlah..
Bagaimana alam ini  bersahabat
Sungguh mereka telah memberi kita banyak pelajaran
Tentang keikhlasan, kerelaan
Tentang perbedaan dan tentang pengorbanan
Tentang kehidupan

Dari mereka kita belajar
Bagaimana membangun persahabatan di tengah alam perbedaan

Sungguh indah
Seperti hujan yang menjanjikan indahnya warna pelangi...


semarang, 09 februari 2011
salleum sami
Read More …

Semesta bertasbih subhanallah...
Air bertasbih dengan jernihnya yang terus mengalir
Yang memberikan kehidupan pada tiap apa yang dia lewati
Daun pun bertasbih dengan kerelaannya dibawa
Kemanapun arah angin berhembus

Matahari dan bulan
Bertasbih dengan siang dan malamnya
Bertasbih dengan cahayanya yang menawan
Hujan pun bertasbih dengan indah pelanginya
Gunung bertasbih dengan bentangan yang menyejukkan
Bayi pun bertasbih dengan tangisannya yang memberi kita sebuah senyuman

Laut bertasbih dengan ombak yang bersahut
Burung bertasbih dengan nyanyian alam yang merindu
Bintang-bintangpun bertasbih
Alam rayapun bertasbih dengan keluasanya yang tak terkira
Dan semestapun bertasbih..

Kita pun bertasbih
Mata bertasbih dengan tunduk pandangannya
Bertasbih degan air matanya
Air mata rindu pada Rosul nya
Air mata sesal akan dosa dan maksiat sekecil apapun itu
Air mata bahagia, syukur atas segala nikmat
Air mata cinta kepada Rabb nya

Tanganpun bertasbih dengan kerelaannya meringankan beban saudaranya
Kaki bertasbih dengan ringan melangkah ke tempat yang Allah cintai
Mulut bertasbih dengan menjaga lisannya
Bertasbih dengan kata-kata yang benar
Bertasbih dengan senyum tulusnya

Dan hati
Ya.. ia pun bertasbih dengan penghambaan keikhlasannya
Untuk menjaga semuanya...

semarang, 07 februari 2011
salleum sami
Read More …

tak ada yang sia-sia Allah ciptakan
walau hanya sebutir debu yang berterbangan
walau hanya setetes air bagi lautan
kita bagi semesta mayapada
semuanya saling berkaitan
sedih-senang, sakit-bahagia
aku-kamu, sendiri-bersama
semuanya...

hanya kemapanan iman
kemapanan Allah dalam hati kita
kemapanan cinta-Nya
yang akan memberikan kita sebuah senyuman...
ya sebuah senyuman pada akhir cerita
InsyaAllah..

semarang, 05 februari 2011
salleum sami
Read More …