Harus Melangkah

Jadilah pelangi yang indah

Engkau adalah pelangi dalam hidupku, pelangi yang akan selalu ada di hatiku. Saat ini, nanti, dan selamanya...


Tapi aku mengerti,

Aku harus melangkah, menjalani takdir hidupku dan aku akan belajar untuk mengikhlaskanmu dalam menjalani takdirmu.


Namun, tidak bisa aku ingkari, aku ingin menjagamu, aku ingin melindungimu, aku ingin membahagiakanmu..

Hanya untuk satu pelangi, itu kamu...

Mei 2013
Salleum Sami

-->
sempurna tlah kulewati satu purnama
semoga dalam satu purnama ke depan
aku bisa sempurnakan bagian yang lainnya
...
inginnya mewariskan kebaikan
tapi selalu saja maksiat dan dosa beriringan
semoga purnama hari ini 1432H
memberikan lebih banyak kebaikan
jalan & langkah yang tepat..
karena Allah lah yang paling tau apa maksud hati
ya karena Allah lah yang paling mengerti..

Semarang, 7 Desember 2010
1 Muharam 1432H
salleum sami

Read More …

waktu berlalu
melesat..
secepat desingan peluru
terkadang dia hilang di tengah diam
atau mungkin kita yang tak peka
kalau dia selalu bersama

sayang.. kita hanya menyesal

ketiada-berdayaan dan kekalahan
kesedihan dan kesendirian
sepi di tengah keramaian zaman
diremehkan..
kemiskinan di antara jumawa dan kekotoran
penggila kuasa dan dunia
sayang.. kita pun hanya diam

entah sampai kapan?
sabar untuk penderitaan..
sabar untuk pelaparan..
sabar untuk pembodohan..
sabar untuk pemiskinan..

rasanya kita sudah jenuh
muak dengan drama klasik penguasa
lakon pembual di negeri guyonan

sayang..sekali lagi kita harus sabar
sabar untuk sementara waktu

kawan
hidup ini akan penuh kejutan-kejutan
keajaiban-keajaiban kecil
kejadian-kejadian tak terduga
yang mungkin tak pernah terdetik dalam angan kita

terkadang datang dengan senyuman
terkadang pula dengan tangisan

adakah semua ini
terkadang terlalu membingungkan

kawan
semangatmu jagalah, jangan kau padamkan
kesucian cita-citamu jagalah, jangan kau redupkan
persaudaraanmu jagalah, itu kekuatan
harapan, itu adalah ruh masa depan
ya..,dia akan selalu ada

harapan itu...

kawan
jika masanya telah datang...
segala kesedihanmu akan berganti senyuman
pederitaan akan berganti
bahagia yang membuncah
segala penyesalan nantinya akan berlalu

tau kenapa?
karena kita percaya
sebuah janji kebaikan masa depan

kawan
saatnya itu akan tiba..
tunggu saja!

semarang, 26 november 2010
salleum sami
Read More …

Ibu

Tutur katamu yang bersahaja
sederhana
karisma dan bijaksana
tidak lupa selalu ada senyum yang terukir indah
ada pancaran bahagia

Ibu
ingin ku terjemahkan apa arti kerut,
dalam hias diri di wajahmu
apa arti pancaran mata itu
yang telah mengajarkan kami banyak hal
tentang hidup
tentang keikhlasan
tentang cinta dan kasih sayang

Ibu
ingin ku urai apa arti siluet putih
dalam hias diri di rambutmu
inikah umur yang mulai menua?
atau berat beban hidup yang coba kau rayu,
dgn kelembutan dan keteguhan hatimu

ibu
izinkan aku tidur dipangkuanmu
merasakan tangan lembut
membelai rambut ikalku yang sedikit panjang
yang pandai menghadirkan bahagia dan kehangatan

Ibu
kakimu yang penuh debu, penuh lumpur
penuh guratan hitam kehidupan
tak terbayangkan
entah betapa berat beban hidup
berapa jauh beban perjalananan yang harus kau lalui
entah berapa banyak air mata yang telah tumpah
meski kau coba sembunyikan dalam senyum sumringah

Ibu
izinkan kubasuh kakimu dengan air mata bahagia
izinkan kubasuh kakimu dengan do'a-do'a dari surga

Ibu
dalam dawai rinai hujan
ku kirimkan salam rindu untukmu
salam air mata sejuta bahagia
salam kasih sayang tiada tara

Ibu
izinkan ku bersimpuh memelas maaf dan ridho dari mu
mencium wangi surga...
wangi bunga ara di petala jingga
 

Semarang, 15 November'10
Salleum Sami




Read More …

Air mata ini kembali..
Sedih, pilu...
Yang ku lihat kesedihan yang teramat
Jerit tangis kehilangan
Keluarga terpisah tak tentu arah
Rumah, tanah, sawah hancur
Tanpa bentuk tanpa rupa
Hancur semu...hancur tak tersisa

Hanya puing-puing sisa kami bercanda dan bahagia..
Itupun segera berganti dengan air mata
Tanpa jeda untuk tersenyum walau sedikit
Hanya merenung...
Kenapa ini terjadi?
Dosa kamikah...atau kelalaian kami
Atau mungkin ini cinta dalam bentuk yang berbeda
Entahlah...

Dia datang begitu cepat...memburu
Seketika menggoyak kampung kami
Luluh lantak rata dengan tanah
Tak sempat kami berlindung apalagi berkemas
Kami hanya lari..lari dan lari
Secepat yang kami bisa
Jatuh tersungkur...
Lelahpun kami paksa
Bangun! lari..lari secepat mungkin

Tuhan
Pesan apa yang hendak kau kirim?
Pesan cinta-kah atau murka
Kasih-kah atau sedikit peringatan 
Sungguh hari ini berbeda
Begitu berbeda...
Begitu banyak air mata

Tuhan andai bisa aku mengartikan...
Andai mampu aku terjemahkan...
Ingin kuganti kesedihan mereka
Dengan untaian senyum permata 
Tuhan beri kami jeda...

Salleum sami
Semarang, 011110.06.48sr
Read More …